Kamis, 10 Maret 2016

ILMU BUDAYA DASAR



Pengertian Ilmu Budaya Dasar
                Secara sederhana Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Istilah Ilmu Budaya Dasar dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah Basic Humanities yang berasal dari istilah Bahasa inggris”The Humanities” berasal dari bahasa latin humanus yang bisa diartikan manusia, berbudaya, dan halus. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa the humanities berkaitan dengan nilai-nilai yaitu nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya.
Tujuan dan Manfaat Ilmu Budaya Dasar
                Mengusahakan penajaman kepekaan manusia terhadap lingkungan budaya, sehingga manusia lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, terutama untuk kepentingan profesi. Memberi kesempatan pada manusia untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemanusiaan dan budaya serta mengembngkan daya kritis manusia terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut. Mengusahakan wahana komunikasi antar manusia agar lebih mampu berdialog satu sama lain yang diharapkan akan lebih lancar dalam berkomunikasi.
Hakikat Manusia sebagai Manusia yang Berbudaya
                Dalam sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal, maksudnya walaupun keduanya berbeda tetapi merupakan satu kesatuan. Manusia menciptakan kebudayaan, setelah kebudayaan itu tercipta maka kebudayaan mengatur hidup manusia agar sesuai dengannya. Contoh dalam hubungan antar manusia dengan peraturan-peraturan kemasyarakatan. Pada awalnya peraturan dibuat oleh manusia, setelah peraturan jadi maka manusia yang membuatnya harus patuh kepada peraturan yang dibuatnya sendiri itu. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa manusia tidak dapat dilepaskan dari kebudayaan, karena kebudayaan merupakan perwujudan dari manusia itu sendiri. Apa yang tercakup dalam satu kebudayaan tidak akan jauh menyimpang dari kemauan manusia yang membuatnya.
Hakikat Manusia sebagai Makhluk Sosial
                Manusia dikatakan sebagai makhluk social dikarenakan pada diri manusia ada dorongan untuk berinteraksi dan adanya kebutuhan social untuk berkelompok dengan orang lain. Dapat disimpulkan bahwa manusia dikatakan sebagai makhluk social karena beberapa alasan, yaitu : manusia tunduk pada aturan, norma social, perilaku manusia menharapkan penilaian dari orang lain, potensi manusia akan berkembang bila ia hidup di tengah-tengah manusia, dan manusia sebagai makhluk yang berhubungan dengan lingkungan hidup.

referensi:
Nugroho, Widyo dan Achmad Muchji. “Ilmu Budaya Dasar”. Jakarta 1994.
http://dokumen.tips/documents/ilmu-budaya-dasarpdf.html